Gadis
biadab itu, Tri;
Liang Sanggama pelacur adalah asalnya;
Sundal
seperti dia, kelak dimakan bara—binasa bersama durjana;
Tak
ada Gusti yang sudi menatapnya. Najis!
Senja
membawa sunyi—menguncinya dalam diam;
Ia
duduk-duduk sendiri;
Waktu
memaksanya pulang;
Kembali
ke malam, rumahnya di pojokan.
E.
No comments:
Post a Comment