#SATU
Kosong
Gayatri,
semestaku, satu-satunya milikku yang paling berharga. Hari itu kau datang
padaku dengan isak tangis, masih ingatkah? Kutanya, apa yang menyebabkan kau
mengangis duhai cinta? Katamu manusia. Manusia yang tega, tanpa belas kasih,
membunuh ulat yang lemah tak berdaya. Begitu juga aku. Aku dengan tega dan
tanpa belas kasih membunuh koloni semut yang lemah tak berdaya. Di mana
sebagian dari mereka adalah barangkali ayah, ibu, dan anak. Maafkan aku.
Gayatri,
semestaku, satu-satunya milikku yang paling berharga. Aku bukan pembunuh. Aku hanya manusia yang mengabdi
kepada Ibu Pertiwi demi membela bangsa dan negara. Maka, jangan benci aku.
Gayatri,
semestaku, satu-satunya milikku yang paling berharga. Aku sungguh cinta kau
lebih dari apapun. Tidakkah kau pun begitu? Maka, ampuni aku. Manusia yang hina dina ini.
Tertanda,
Aku.
sukak!!!
ReplyDeleteTerima kasih, teman💩
ReplyDelete