Monday, January 21, 2019

Tanpa Judul


Dia merunduk, pertanda ada apa-apa.

Air garam memenuhi ruang parunya yang hampa
—asin dan penuh luka

Bapaknya mati kemarin subuh,
tapi ia tak menangis,
tidak pula berduka.




Yogyakarta, 21 Januari 2019



E.



No comments:

Post a Comment