“sahabat itu kayak layangan, kalo semakin kita
berisi semakin kita merunduk. Ingat, buah jatuh tidak jauh jatuh dari jauh
jatuh dari pohonnya dan juga selalu ingat juga kata pepatah sedikit sedikit
jadi bukit demi sedikit jadi bukit.”
-Anon
Tulisan
ini dibuat sebagai ekstensi dari “Terima Kasih Kepada” penulisan hukum gue. Selengkapnya
silahkan buka ETD di lantai 2 Perpustakaan Pusat, lalu masukan nama lengkap gue
buat kepo-kepo. Baiklah.
Pertama-tama,
gue sangat berterima kasih kepada diri gue sendiri yang telah berjuang sampe
napas tinggal separo untuk sampe ke tahap ini. Lo keren banget sih! Ok. Mantab.
Lanjut, terima kasih juga kepada Jagat Saksana Dirga (istilah ini gue temukan
di official site-nya gamaforce jadi
silahkan googling sendiri artinya), yang tanpa mereka nih ya...gue hanyalah
bocil yang tidak berdaya:
- Ibunda, yang cintanya tanpa batas
- Ayahanda, yang “iya iya” aja asal gue
bahagia
- Oppai Daikuchi—also congradz ko bodad
yang taun ini akan jadi mahasiswi. Baru kemaren keknya ditemuin di dalem kerdus
mie sakura, eh udah mau kuliah aja.
Selanjutnya, gue ingin mengucapkan
terima kasih kepada:
- Ikan Paus dan Mba Tika. Dua orang favorit gue sejak pertama ada di sini. Ngga terpisah. Ngga bisa dibagi. Kalian lumayan signifikan di dalam drama-drama per-kuliahan gue yang apaan banget. Berkat kalian gue makin positip mirip kuyang. Tolong baca “Terima Kasih Kepada” yang sesungguhnya di skripsi gue!
- Imam Besar Nawawi dan Kimz Turi q. Sobat perpus Penulis yang luar biasa. Membuat hidup Penulis lebih ada warnanya. Berkat gue, logat kalian jadi ke-Jakarta-Jakarta-an (beri aku uang sebagai upah). Kalian luar biasa. Semangat terus skripsiannya bosq. Mari kita jadikan khayalan buat buka bisnis Panti Jompo dengan konsep bangunan bergaya (?) industrial menjadi kenyataan;
- Mba Minul, yang tidak bosan gue php-in terus. Makasi nasi padangnya. Oia, tolong berhenti ajak gue makan kerang. Badan gue penuh timbal;
- Rini Mamen, untuk dukungan dan semangat omong kosong yang leh ugha;
- Cindi yang nemenin gue belajar di kostan. Meski rasanya ngga berguna—bc gue juga ngga bisa jawab pas didadar tadi banget—tapi tetep makasi. Thai teanya juga makasy;
- Puma yang memberikan semangat-semangat basi di detik-detik menuju masuk ruang eksekusi. Makasi cerita tentang temen lu yang ditepu orang;
- Lita yang selalu ketawa terhadap apa yang gue katakan. Gue emang lucu. Untuk itu, terima kasih;
- Bosq Resya, yang jauh di mata dekat di hati. Makasi karena dedikasinya dalam mengajarkan gue bermain Tinder;
- Bapak Diyanku, karena nge-v-call gue buat ngobrol bareng bocil Ngapawali plus memberi gue susu ultra coklat;
- Bapak Willy, yang low-key romantis. Makasi bukunya. Semoga gue ngga jadi orang sesat;
- Bapak Bianka, karena memberi gue bunga warna ungu;
- Wandul, untuk NPM dan SSOnya;
- Majikanku Tercantik (dia nulis namanya sendiri begitu di kontak wassap gue), kerna mau mendengarkan kegalauan gue disela-sela nulis skripshay;
- Bosku Paling Cantik (sama kaya yang atas, dia nulis sendokir di kontak gue), kerna memberikan gue kucing lucu bernama She yang merupakan akronim dari She-lo-kan (alias selokan elah. comberan);
- Ban Trek, karena memberikan gue wejangan omong kosong yang mantab gan;
- Teman yang kutemukan tidak sengaja pada saat PLHK, Nindya. Gue tau sakitnya gigi lu kea apaan gegara pake power-chain. Terima kasih chiki-chiki micinnya, gue pasti akan makan sampe gumoh;
- Clianta.d.s 12345678 yang mengatakan aku pintar;
- Mba Nit, karena memotivasiku agar tidak di persona-non-grata dari kampus;
- Warga bomenz yang responnya kentut banget pas tau gue sidang, yaitu Iting, Pitak, Nia, mari kita nge-bensu di Galaksi;
- Almamaterku. Makasi telah membuat gue gosong pas bikin formasi burung garuda (padahal kaga kiatan juga). UKT gue tolong gunakan dengan baik. Subhanallah, ya.
- Terakhir, genk KKN PPM STG-006. Kalian bikin gue nangis di kamar mandi, tapi tetep gue masukin di tulisan gue. Gapapa deh ya. Biar penuh.
Selesai sudah tulisan gue. Semoga gue inget untuk
menghapusnya di masa depan. Silakan baca Kata Pengantar penulisan hukum gue
biar diabetes karena sweet abis. Di bawah ini gue lampirkan muka kalian sebagai
tanda cinta (tentu saja bersama gue):
![]() | |||||||
| Ganteng Ganteng Srigala (satunya UGM Cantik, tebak yang mana) |
![]() |
| Bersama Sisa-sisa Masyarakat FH |
![]() |
| Bidadari dan Jongos-jongosnya |
*Beberapa gambar mengandung muka gue yang bopung, but isokay, yang penting muka kalian sabi sabi. Salam super.
Yogyakarta, 15 Maret 2019
E.










Yang model tulisan begini nih yang harusnya dimasukin buat ETD UGM Repository
ReplyDeleteNAH INI SETUJU SEKALI SAYA
DeleteMANTUL buuu, selamaaaaaat!!! sebagai pengikut perkembangan skripsi sdr. efrida ayni dari jaman sempro sampe pendadaran, daku salut kali lah!!!
ReplyDeleteterima kasih bundaaa~~
Delete