Desember,
kuberikan padamu setangkai mawar;
Katamu
mawar itu indah, tapi berduri;
Kemudian
aku mulai berpikir;
Kenapa
tidak aku memberimu setangkai mawar tanpa duri.
Desember, aku pergi menemuimu;
Kuberikan padamu setangkai mawar, tanpa duri;
Lagi-lagi kau bilang mawar itu indah, tapi tidak bewarna merah;
Dan aku mulai kesal.
Desember, aku bertanya padamu;
Bagaimana cara mendapatkan setangkai mawar sedang ini musim
dingin?
Apa yang terjadi pada mawar putih itu?
Tidakkah kini warnanya menjadi merah?
Desember...
Kau hanya diam seperti orang bisu;
Tuli padahal bisa mendengar;
Buta
padahal bisa melihat.
Desember,
Bara;
Injaklah,
katamu;
Kemudian
aku mengangguk.
E.
This comment has been removed by the author.
ReplyDelete